Ayam Hutan

Ditulis: ngingu | 2 min read
info ayam hutan

Ayam hutan adalah istilah yang digunakan untuk ayam-ayam liar yang hidupnya di hutan.

Konon, ayam tersebut merupakan nenek moyang dari berbagai jenis ayam peliharaan yang ada sekarang baik berupa ayam pedaging maupun ayam petelur.

    Info Umum

  • Nama Latin: Gallus gallus
  • Berat: 780 gram
  • Panjang: 70 cm
  • Telur: White
  • Umur: 5-10 tahun

Jika dilihat dari fisiknya, ayam-ayam yang hidup liar di hutan tak berbeda jauh dibandingkan ayam peliharaan.

Namun, sifatnya lebih agresif sehingga salah satu manfaat ayam hutan yang paling digadang-gadang bukanlah daging ayam melainkan daya tarungnya yang sangar.

Pakan yang mereka santap juga tak berbeda jauh dibandingkan makanan ayam pada umumnya.

Akan tetapi, mereka cenderung menyantap bijian-bijian yang ada di hutan.

Selain itu, unggas tersebut juga memakan pucuk-pucuk daun serta serangga kecil.

Ada berapa jenis Ayam Hutan itu?

gambar ayam hutan hijau
gambar ayam hutan hijau – DhanyInfo.com

Secara garis besar, terdapat 4 macam ayam yang berkembang biak liar di hutan.

Keempat spesies tersebut antara lain ayam merah (Gallus gallusI), ayam hijau (Gallus varius), ayam sailan (Gallus lafayetii), dan ayam kelabu (Gallus sonneratii).

Berdasarkan penelusuran, keempat spesies tersebut berasal dari berbagai hutan belantara yang penyebarannya berasal dari India, Sri Lanka, hingga menjamah ke Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Ayam hutan yang berada di Indonesia kabarnya tersebar dengan cara alami melewati hutan-hutan yang berada di kepulauan Indonesia bagian barat.

gambar ayam hutan kelabu
gambar ayam hutan kelabu – Wikipedia

Dua jenis ayam yang banyak dijumpai di tanah air adalah ayam merah dan ayam hijau.

Berdasarkan karakteristiknya, ayam merah cenderung mendiami hutan-hutan yang bersifat tertutup atau hutan lebat dengan kontur tanah cenderung lembab.

Hal ini berbeda dengan ayam hijau yang lebih sering tampak pada wilayah perbukitan ataupun hutan-hutan terbuka.

gambar ayam hutan merah
gambar ayam hutan merah – YouTube

Seiring berjalannya waktu, banyak ayam dari hutan yang mulai ditangkap dan diternakkan.

Konon katanya, ternak ayam peliharaan merupakan perkembangbiakan dari ayam merah hutan, sedangkan persilangan dari ayam hijau dan ayam merah menghasilkan ras ayam bekisar.

Bagaimana cara Pikat Ayam Hutan?

gambar ayam hutan sailan
gambar ayam hutan sailan – Wikipedia

Pikat adalah sebuah istilah yang digunakan untuk memikat atau menangkap keberadaan ayam-ayam liar di hutan.

Memikat ayam biasanya dilakukan oleh masyarakat yang hidup di kawasan dekat hutan dan aktivitas tersebut seakan sudah menjadi hobi mereka.

Dikarenakan sifat ayam-ayam hutan yang cenderung agresif dan mudah melawan, maka dibutuhkan trik khusus untuk menangkapnya.

Sejumlah sarana yang sering digunakan antara lain ayam pemikat, tali pancang, jeratan, dan pakan ayam.

cara memikat ayam hutan
Berita Aneh Unik dan Menarik

Teknik pikat menggunakan ayam pemikat adalah cara untuk memancing ayam liar hutan untuk muncul dengan menyediakan ayam pemikat yang memiliki suara nyaring.

Ayam pemikat sendiri merupakan hasil perkawinan antara ayam jantan hutan dengan ayam betina kampung.

Selanjutnya, jeratan ayam mulai dipasang dengan memanfaatkan ayam pemikat sebagai umpan.

Ayam pemikat akan diletakkan di tengah-tengah ring atau kumpulan jeratan tali sehingga diharapkan kaki unggas hutan akan terjerat di tali saat bertarung.

Demi mencegah ayam pemikat keluar dari ring atau lingkaran jeratan, maka bagian kakinya harus diikat menggunakan tali pancang.

Selain itu, disediakan pula sejumlah pakan seperti padi sebagai sumber tenaga bagi ayam pemikat agar tetap berkokok dan bertenaga saat bertarung.

Berapa harga Ayam Hutan?

harga ayam hutan
Jenis.net

Ayam hutan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibanding ayam peliharaan dan biasanya yang diperjualbelikan di Indonesia adalah jenis ayam merah dan hijau.

Adapun daftar harganya bisa dilihat pada tabel berikut:

Jenis Keterangan Harga
Ayam hutan anakan Umur 2-3 minggu Rp100 – Rp500 ribuan
Ayam Merah Jantan Rp2,5 jutaan
Betina Rp2 jutaan
Ayam Hijau Jantan Rp1,5 jutaan
Betina Rp1 jutaan

Apa saja Ciri-ciri Ayam Hutan?

ciri karakteristik ayam hutan
jenisburung.com

Apa saja ciri-ciri khusus yang ditonjolkan dari ayam yang berasal dari hutan liar?

Berikut ulasan lengkapnya untuk kamu:

  1. Bulu-bulu halus unggas hutan pejantan memiliki warna yang jauh lebih cerah dan mencolok, sedangkan betinanya cenderung memiliki warna yang lebih kusam.
  2. Suara kokok ayam jantan hutan terdengar lebih merdu jika dibandingkan dengan ayam peliharaan.
  3. Bagian jengger atau jambul unggas hutan lebih tegak sehingga dibutuhkan kandang ayam yang lebar dan luas demi mendukung geraknya yang agresif.
  4. Ayam yang berasal dari hutan sebagai alam bebas memiliki kemampuan terbang yang baik. Bahkan, kepandaiannya dalam terbang sudah terlihat sejak meninggalkan sarang penetasan.
  5. Kekuatan daya tarungnya terlihat dari bentuk kaki-kakinya yang lebih ramping dan terlihat kokoh dengan taji yang meruncing.

Ayam hutan sangat digemari oleh pecinta unggas karena keunikan bentuk fisik dan karakteristiknya.

Banyak orang yang rela mengeluarkan biaya yang tak sedikit demi mendapatkan ayam tersebut.

  • https://pemikatayamhutansumatera.blogspot.com/2013/07/persiapan-dan-perlengkapan-memikat-ayam.html?m=1
  • https://amp.kaskus.co.id/thread/000000000000000016455650/mari-mengenal-macam-macam-ayam-hutan-nenek-moyang-ayam
  • https://rimbakita.com/ayam-hutan/
  • https://okdogi.com/ayam-hutan/

Ayam Jago

ngingu
2 min read

Ayam Kalkun

ngingu
3 min read

Ayam Birma

ngingu
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *